1
Tata Letak Sumber dan Siklus Eksekusi
AI035Lesson 12
00:00

Skrip Ruby lebih dari sekadar urutan perintah; ini adalah anatomi terstruktur yang bertransisi dari file statis menjadi proses aktif. Siklus hidup ini diatur oleh Interpreter yang menganalisis tepat tiga jenis ekspresi: Literal (nilai tetap), Referensi variabel, dan Pemanggilan metode.

1. Fondasi Sintaksis

Ruby menyediakan kata kunci tertentu—yang dicatat dalam Tabel 22.3 (misalnya, alias, class, yield)—yang berfungsi sebagai struktur kerangka bahasa. Kata-kata ini tidak dapat digunakan sebagai identifikasi, sehingga parser dapat membedakan logika dari data.

ZONA 1: Header (RUBY_VERSION, RUBY_PLATFORM)ZONA 2: Badan (Kata Kunci Terlarang, jika __FILE__ == 0)Literal, Referensi Variabel, Pemanggilan MetodeZONA 3: Footer (__END__ → DATA)

2. Gerbang Eksekusi

Pola penting untuk desain modular adalah if __FILE__ == $0. Ini mengidentifikasi apakah file merupakan titik masuk (skrip utama) atau sedang dimuat sebagai pustaka. Dengan memanfaatkan __FILE__ dan __LINE__, sebuah program mempertahankan kesadaran diri dalam sistem berkas.

3. Data Tersemat

Token __END__ berfungsi sebagai penanda akhir fisik. Interpreter mengabaikan semua yang mengikutinya, tetapi menyediakan data melalui objek IO DATA IO, memungkinkan konfigurasi atau templat yang mandiri.

main.py
TERMINALbash — 80x24
> Ready. Click "Run" to execute.
>